Sebuah tim penyusun bahan ajar bahasa Indonesia untuk siswa SMA sedang merancang modul tentang kelas kata. Dalam rapat penyusunan, mereka menemukan kalimat berikut sebagai bahan contoh:
“Aduhai, tiga puluh sang pemenang lomba itu menghadiahkan buku kepada para siswa dari sekolah tetangga, dan hadiah itu sangat berharga.”
Seorang anggota tim, seorang pakar morfologi, menegaskan bahwa berdasarkan valensi sintaktisnya (kemampuan sebuah kata untuk berpasangan dengan unsur lain dalam kalimat), kelas kata dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi empat kelas kata utama — verba, nomina, adjektiva, numeralia — dan satu kelompok kata tugas yang terdiri atas preposisi, konjungtor, interjeksi, artikula, dan partikel penegas.
Pakar tersebut lalu memandu tim menganalisis kalimat contoh secara lebih cermat:
- “menghadiahkan” adalah verba, tepatnya verba I, karena memiliki pasangan bentuk di-D (dihadiahkan), dengan sufiks -kan yang di sini bermakna gramatikal “melakukan tindakan untuk/demi orang lain” (benefaktif).
- “pemenang” adalah nomina hasil transposisi dari verba menang (melalui prefiks pe-), bukan nomina asali (denominal).
- “berharga” adalah adjektiva, dengan sistem morfologi yang lebih sederhana dibandingkan verba maupun nomina (hanya berupa afiksasi ber- pada pangkal harga).
- “tiga puluh” adalah numeralia, tepatnya bilangan pokok, berbeda dari bentuk seperti ketiga (bilangan tingkat) atau tigaan (bilangan kolektif, meski jarang dipakai).
- “sang” dan “para” adalah artikula, kata tugas yang berfungsi membatasi makna nomina di belakangnya (sang pemenang, para siswa) tanpa memiliki makna leksikal mandiri.
- “dari” adalah preposisi, kata tugas yang menghubungkan nomina dengan unsur lain untuk menyatakan makna asal.
- “dan” adalah konjungtor, kata tugas yang menghubungkan dua klausa setara.
- “aduhai” adalah interjeksi, kata tugas yang mengungkapkan ekspresi spontan pembicara (dalam hal ini kekaguman), tidak berhubungan gramatikal dengan struktur kalimat lainnya.
- “sangat” dianalisis lebih lanjut sebagai partikel penegas yang berfungsi menegaskan/menguatkan makna kata berharga di belakangnya.
