Seorang mahasiswa semester tiga Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sedang menyusun makalah tentang proses pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Ia menemukan tiga kata berikut dari sebuah artikel berita:
- “keviralan” — berasal dari kata dasar viral
- “mempertanggungjawabkan” — berasal dari kata dasar tanggung dan jawab
- “gawai-gawai” — bentuk reduplikasi dari kata dasar gawai
Mahasiswa tersebut kebingungan menjelaskan tiga hal sekaligus kepada dosen pembimbingnya:
- Bentuk: bagaimana proses afiksasi dan reduplikasi membentuk kata-kata tersebut secara struktural.
- Makna: mengapa penambahan afiks yang berupa konfiks ke-an pada viral menjadi keviralan tidak sekadar mengubah kelas kata, tetapi juga memunculkan makna gramatikal baru (ihwal/segala hal tentang D).
- Sejarah kata: ia sempat tergoda menelusuri asal-usul historis kata gawai, namun dosennya menegaskan bahwa penelusuran semacam itu berada di luar cakupan kajian yang sedang ia lakukan.
Referensi Pendukung:
- Booij, G. (2023). The Grammar of Words: An Introduction to Linguistic Morphology.
- Haspelmath, M. (2021). Understanding Morphology.
- Lieber, R. (2021). Introducing Morphology.
